website humas kabupaten wonogiri

“ALUS DALANE”

 

Pembangunan Infrastrukur Tingkatkan Mobilitas Dan Laju Ekonomi Rakyat

Panca Program Bupati Wonogiri yang diusung pemerintahan era Bupati Wonogiri Joko Sutopo dan Wakil Bupati Wonogiri Edy Santosa memberikan skala prioritas bidang pembangunan yang benar – benar menyentuh sendi perekonomian dan kehidupan sosial masyarakat.

Untuk mensukseskan Panca Program Bupati Wonogiri telah didukung dengan alokasi anggaran yang memadai dengan tetap memberikan perhatian pada bidang lainnya. Di mulai tahun 2016, Panca Program Bupati Wonogiri telah memberikan satu perubahan mendasar yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Jalan yang dahulu belum pernah tersentuh kehadiran pemerintah, terutama wilayah pinggiran di Kecamatan Kismantoro dan wilayah lainnya, saat ini dalam kondisi mulus sehingga masyarakat lancar melakukan mobilitas keseharian.

Infrasruktur jalan merupakan sarana utama mobilitas penduduk. Selama hampir satu dasa warsa kondisi jalan kabupaten  dalam kondisi nyaris tidak ada peningkatan. Sebagian besar jalan kabupaten masih berupa jalan aspal bahkan ada menjadi jalan makadam karena kerusakannya terlalu parah. Disisi lain, sistem drainase jalan belum mendapat perhatian sehingga pada musim penghujan jalan ini berubah menjadi sungai. Dengan kondisi ini, meskipun telah diperbaiki dalam jangka waktu hitungan bulan jalan kembali rusak.

Melihat kondisi infratruktur sedemikian parah, mendorong Bupati Wonogiri Joko Sutopo dan Wakil Bupati Edy Santosa memasukkan pembangunan infrastruktur dalam Panca Program. Dengan slogan “Alus Dalane” mengandung makna bahwa Pemerintah Kabupaten Wonogiri berkomitmen memperbaiki infrastruktur jalan kembali baik atau “Alus” dalam bahasa jawa.

Dari data yang ada, beban jalan kabupaten sepanjang 1.038 km yang mampir 80% dalam kondisi rusak parah. Bupati Joko Sutopo dalam berbagai kesempatan mengatakan bahwa pembangunan jalan kabupaten berdasarkan Sistem Pembangunan Satu Ruas Tuntas. Hal ini mengandung arti pembangunan satu ruas jalan yang menghubungkan wilayah kecamatan akan dibangun dalam satu proyek pembangunan. Panjang jalan kabupaten yang dibangun akan mencapai puluhan kilometer dengan jenis cor beton dan hotmix. Selain dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, Pembangunan Jalan Satu Ruas Tuntas akan meningkatkan rasa keadilan dalam pembangunan.

Wilayah dengan tingkat kemiskinan tertinggi seperti kecamatan Kismantoro dan kecamatan di perbatasan mendapat prioritas utama dalam pembangunan infrastruktur jalan.  Selain jalan, infratruktur jembatan juga mendapat perhatian. Ternyata ada beberapa wilayah kecamatan yang belum terhubung karena jembatan yang lama sudah roboh dan tidak ada perbaikan hampir 70 tahun lamanya.  Jembatan-jembatan lainnya sangat rawan mengalami kerusakan secara mendadak karena faktor alam berupa air sungai meluap.

Pemerintah Kabupaten Wonogiri menargetkan pembangunan infrastruktur kelar dalam tiga tahun anggaran. Sesuai dengan amanah Undang-Undang bahwa porsi anggaran untuk pembangunan infrastruktur adalah tidak kurang dari 10% APBD. Sedangkan Pemerintah Kabupaten Wonogiri telah mangalokasikan anggaran lebih dari yang diamanahkan UU.

Pada tahun 2016 telah dilakukan peningkatan dengan concrete (cor beton) dan hotmix mencapai 323,694 Km dengan alokasi anggaran Rp. 250 milyar. Program pembangunan infrastruktur pedesaan dengan fokus pada pembangunan infrastruktur jalan di kelurahan agar tidak tertinggal dengan desa yang mendapatkan anggaran dari Dana Desa, berupa rapat jalan di kelurahan dengan realisasi anggaran mencapai Rp. 19.115.320.325,-.

Sedangkan pada tahun 2017, jumlah anggaran infrastruktur dinaikkan menjadi Rp. 365 milyar dan pada tahun 2018 akan kembali ditingkatkan menjadi Rp. 400 milyar.