website humas kabupaten wonogiri

“RAME PASARE”

Revitalisasi Pasar Tradisional Upaya Menumbuhkan Ekonomi Kerakyatan

Pasar tradisional merupakan pusat perputaran barang dan jasa yang ada diwilayah pedesaan. Fakta inilah yang menjadikan pasar tradisional merupakan jantung dari ekonomi kerakyatan. Petani, peternak, penjual jajanan, bakul jamu dan bakul-bakul lainnya saling bertemu dengan masyarakat konsumen untuk melakukan transaksi dengan tawar menawar harga hingga mencapai kata sepakat.

Ironisnya, hampir 15 tahun pasar tradisional di Kabupaten Wonogiri belum tersentuh program pembangunan dari pemerintah. Hanya Pasar Kota Wonogiri yang dibangun pada tahun 2002, itupun karena musibah kebakaran hebat yang menghanguskan seluruh bangunan. Setelah itu, pasar tradisional seakan terlupa dari sentuhan kebijakan pemerintah.

Pasangan Joko Sutopo dan Edy Santosa sejak dilantik menjadi Bupati Wonogiri dan Wakil Bupati Wonogiri menjadikan pasar tradisional salah satu dari Panca Program. Dengan target pembangunan satu tahun anggaran satu pasar tradisional harus terbangun.

Di awali dengan Pembangunan Pasar Ir. Soekarno di Kecamatan Baturetno dengan anggaran Rp. 45 milyar yang akan selesai pada akhir tahun 2017. Proses pembangunan Pasar Tradisional Baturetno juga berjalan sangat lancar, yang diawali dengan saling pengertian dan kesamaan visi antara pemerintah dengan seluruh pedagang. Pemindahan para pedagang ke pasar darurat dikemas apik dalam “Tradisi Boyongan” diikuti arak-arakan seluruh pedagang berlangsung dengan sukses dan lancar.

Setelah terbangun, Pasar Ir. Soekarno akan dikelola dengan sistem zonasi yang akan memudahkan dan memberikan kenyamanan konsumen dalam memenuhi kebutuhan. Selain lebih efektif dan efisien, sistem zonasi nantinya akan menjadikan Pasar Tradisional lebih rapi, bersih, tertib tertata sehinga dapat bersaing dengan pasar modern.

Pada tahun 2018, Pemerintah Kabupaten Wonogiri akan kembali membangun pasar tradisional yaitu Pasar Purwantoro. Saat ini, kondisi Pasar Purwantoro sangat memprihantinkan dan tidak mampu lagi menampung jumlah pedagang yang ada. Dengan dibangunnya, pasar-pasar tradisional diharapkan dapat menumbuhkan ekonomi kerakyatan.