oleh

TMMD DI LEMAHBANG WUJUDKAN PEMBANGUNAN JEMBATAN

WONOGIRI_TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun 2021 Kabupaten Wonogiri di Desa Lemahbang Kecamatan Kismantoro telah selesai dilaksanakan. Hal tersebut ditandai dengan penyerahan dan penandatangaan berkas acara hasil TMMD Sengkuyung III Kabupaten Wonogiri yang dilakukan oleh Dandim 0728 Letkol Inf Rivan Rembudito Rivai kepada Bupati Wonogiri Joko Sutopo pada hari  Kamis (14/10) di Ruang  Khayangan Komplek Setda Kabupaten Wonogiri,

 

Pada acara yang dihadiri Forkopimda Kabupaten Wonogiri, serta Kepala OPD terkait tersebut, Dandim menyampaikan apresiasi atas antuasiame dan partisipasi masyarakat selama kegiatan TMMD. Ia berharap gotong-royong antara TNI dan masyarakat dapat terbangun juga untuk menghadapi berbagai persoalan lainnya, sesuai dengan tema yang diangkat “Berbakti Demi Negeri”.

 

Sementara Bupati Wonogiri Joko Sutopo mengungkapkan TMMD ini harus dijadikan sebagai semangat kebersamaan dan memerkuat sinergitas  antara perangkat pemerintahan dan elemen masyarakat. Sejauh ini Bupati menilai pelaksaan TMMD telah berjalan dan menunjukkan capaian yang luar biasa.

 

“Tidak hanya secara azas manfaat namun kami merasakan bahwa saat optimisme masyarakat terbangun maka mereka akan mempunyai semangat yang luar biasa, untuk terus berkarya dan pada akhirnya akan memberikan yang terbaik bagi pemerintah,” ujarnya.

 

Pada kesempatan tersebut juga dilaporkan pelaksanaan TMMD Sengkuyung III  telah sesuai dengan waktu yang dijadwalkan, yaitu tanggal 15 September hingga 14 Oktober 2021, dengan pembiayaan dari APBD Provinsi Rp 251 juta, APBD Kabupaten Wonogiri Rp 452 juta, Swadaya Rp 30 juta.  Program tersebut telah memberikan hasil yang sangat bermanfaat bagi masyarakat khususnya di desa Lemahbang Kismantoro. Terutama proyek fisik berupa pembangunan jembatan penghubung antara Dusun Lemahbang dengan Dusun Sambeng, yang termasuk wilayah Desa Lemahbang Kecamatan Kismantoro serta program non fisik berupa penguatan wawasan kebangsaan dan bela negara, penanggulangan kenakalan remaja, pelaksanaan kegiatan Jogo Tonggo, program konvergensi stunting, dan pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) oleh masing-masing institusi yang membidangi. (Han/Al/Har_mon)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Utama