oleh

WABUP WONOGIRI DAN DANREM WARASTRATAMA SURAKARTA PANEN PERDANA KACANG SACHA INCHI

-Berita Utama-31 Dilihat

WONOGIRI_Kabupaten Wonogiri dicanangkan sebagai project pilot penanaman kacang sacha inchi. Selain mudah penanamannya karena tergolong jenis tanaman hutan kacang yang satu ini cepat dipanen dan memiliki nilai ekonomi tinggi. Selain kaya manfaat untuk kesehatan, tanaman asli Hutan Amazone Brazil ini disebut dapat meningkatkan nilai ekonomis bagi petani.

Demikian diungkapkan Danrem Warastratama Surakarta Kol Inf Achiruddin, SH, M.Han saat melaksanakan panen perdana kacang sacha inchi di kawasan green belt Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri, Selasa (13/9). Ikut mendampingi Danrem Wakil Bupati Wonogiri Setyo Sukarno dan para Komandan Kodim (Dandim) se-wilayah eks Karesidenan Surakarta.

Menurut Danrem, sudah selayaknya TNI hadir untuk membantu meningkatkan ekonomi masyarakat khususnya para petani. “Dipilihnya daerah ini (Wonogiri) sebagai percontohan karena masih banyak lahan luas maupun lahan tidur, dan ternyata hasilnya menggembirakan,” kata Danrem.

Dia juga menjanjikan siap membantu jika Pemkab Wonogiri akan mengembangkan tananam penuh manfaat ini lebih luas lagi. Tidak hanya bagi Pemkab, Gapoktan maupun Ormas juga bisa mengajukan kepada Korem maupun Kodim di wilayah Surakarta ini. “Mulai dari bibit, pupuk kami siap bantu gratis bahkan pemasaran pasca panen sudah ada pihak ketiga yang siap membeli atau penampungnya,” katanya.

Sementara itu Wabup Setyo Sukarno menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada TNI khususnya Danrem Surakarta yang mengajari budidaya kacang sacha inchi di kawasan WGM Wonogiri. Diakui, petani daerahnya akan tertarik untuk mengembangkan tananam kacang banyak manfaatnya untuk kesehatan ini.

“Apalagi dalam 6-7 bulan sudah panen dengan harga yang lumayan bagus ini jelas akan mampu meningkatkan pendapatan petani,” ujar Wabup sembari minta Kadispertan maupun Kadiskop UMKM Perindag Wonogiri yang hadir dalam acara panen perdana ini menindaklanjuti tawaran Danrem dengan melakukan sosialisasi ke pelosok daerah.

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.